Tim Jebol Dispendukcapil Datangi Warga Penderita Stroke di Rumah Sakit

Jajaran Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Blitar dalam upaya memberikan pelayanan ke masyarakat tak hanya menggelar sistem jemput bola di kantor kelurahan dan kecamatan saja, tapi juga mendatangi sejumlah orang tua lanjut usia (Lansia) dan warga yang sakit.

Seperti pemandangan tadi siang, Senin (18/9/2017), personil dispendukcapil yang dipimpin Kabid Dafduk Anggo Takdhir Hanudji blusukan ke Rumah Sakit Ngudi Waluyo Wlingi.

“Kami datang ke rumah sakit merekam e-KTP pasien stroke bernama Subhikah, warga Dusun/Desa Resapombo, Kecamatan Doko, Kabupaten Blitar. Dia menderita sakit stroke dan tangannya kaku semua. Jadi tidak bisa datang ke lokasi mobil tim jemput bola. Kami yang datang ke rumah sakit,” kata Anggo.

Anggo menerangkan, Subhikah sangat membutuhkan e-KTP untuk mengurus BPJS yang akan digunakannya untuk berobat. Selesai perekaman e-KTP ini dispendukcapil langsung menerbitkan surat keterangan sebagai pengganti e-KTP sementara.

Perekaman e-KTP terhadap penderita stroke seperti Subhikah berbeda dengan masyarakat pada umumnya. Karena Subhikah tidak bisa bergerak, tim berbagi tugas yakni satu memegang kain sebagai latar belakang foto, seorang memotret dan seorang lagi memegang Subhikah agar posisinya terduduk.

“Masyarakat berkebutuhan khusus (sakit, tua/jompo, difabel , dll) juga punya hak dalam adminstrasi kependudukan. Salah satunya pelayanan e-KTP. Karena itu kami petugas dari dispendukcapil melakukan blusukan ke kampung-kampung dan rumah sakit,” tandasnya.

(Sumber: Blitartimes)