Menuju Pelayanan Prima, Dispendukcapil Kab. Blitar Adakan Bimtek Berkesinambungan

Bekerjasama dengan Pusat Kajian Keuangan Negara dan Daerah (PK2ND),  Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Blitar menggelar serangkaian acara bertajuk Implementasi Peraturan Perundang-undangan yang diadakan dalam 2 tahap. Tahap pertama dilaksanakan di Hotel Grand Mansion Blitar Selasa (12/04/2016) yang terdiri atas Kajian Akademis dan Penyusun Rancangan Peraturan Daerah tentang Pelayanan Administrasi Kependudukan dilanjutkan dengan pelaksanaan bimbingan teknis (bimtek) dan Outbond yang diadakan di Red Hotel, Sarangan – Magetan pada Sabtu (23/04/2016) hingga Minggu (24/04/2016) dengan Dr. Susilo, SE. M.Si, Ak selaku ketua PK2ND FEB UB dan Dr. Rianto selaku sekretaris bertindak sebagai narasumber.IMG_0273

Acara yang diikuti oleh 42 pegawai Dispendukcapil Kab. Blitar yang terdiri dari PNS dan non-PNS, Kepala Dispendukcapil Kab. Blitar, Eko Budi Winarso, S.Sos menyatakan harapannya agar dapat memberikan pelayanan prima, karena meskipun dengan jumlah penduduk Kab. Blitar sebanyak 1.330.067 jiwa  hanya ada 33 petugas pelayanan yang seharusnya dilayani oleh kurang lebih 70 staff, bagaimanapun juga Dispendukcapil harus tetap dapat melayani dan bermanfaat bagi masyarakat.

Dr Rianto

Dr. Rianto mengungkapkan beberapa hal yang menjadi penyebab mengapa dalam setiap pelayanan selalu gagal yang ditandai dengan ketidak puasan masyarakat karena ketidak ikhlasan petugas pelayanan. Hal tersebut terjadi karena beberapa faktor, yakni :

  1. Tidak adanya sensitifitas
  2. Body Language
  3. Intonasi suara dimana intonasi yang berebda menimbulkan persepsi yang berbeda pula meskipun kata-kata yang dikeluarkan sama yang akan mengarah pada reaksi yang berbeda pada orang lain.
  4. Cara berfikir masyarakat yang bermacam-macam jenisnya; a) Teguh karena kebiasaan biasanya dipengaruhi adat istiadat/ tradisi, b) Kecenderungan pada orang yang berorientas tinggi, c) kepercayaan terhadap hal yang tidak nyata, d) pemikiran ilmiah (sebab – akibat)

Di akhir acara, Dr. Rianto menegaskan bahwa keikhlasan dalam melayani masyarakat menjadi point utama dalam mencapai kesuksesan pelayanan dimana masyarakat akan mendapatkan kepuasan sehingga dapat tercipta pelayanan prima.